Palembang liputan 12.com.
Kemuning,Minggu/8/3/25.
Hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, menyebabkan hampir semua wilayah dikota Palembang terkepung genangan yang berakibat banjir,yang merendam semua akses jalan dan lorong, juga masuk ke pemukiman warga.
Aksi sigap di lakukan lurah 20 Ilir, Merry Kusyanti,SE.MSi, yang didampingi Babinkamtibmas,meninjau langsung wilayahnya yang terendam banjir di beberapa titik.
Bahkan keresahan, Ketua RT setempat,dan warga masyarakat bukan saja genengan Air yang mulai masuk kerumah warga, namun binatang, seperti ular yang juga dapat mengakibatkan bahaya terhadap masyarakat terutama anak anak juga menjadi kekhawatiran tersendiri.
Seperti yang diungkapkan ibu Ribut Sugiharti salah satu warga,yang juga penggiat komunitas Peduli sungai Peduli Banjir.
Sudah banyak upaya yang dilakukan komunitas bersama pihak dinas terkait, untuk menormalisasi aliran air, namun Belum mampu mengatasi curah hujan yang dengan intensitas tinggi Serta durasi yang cukup lama.
"Bahkan keberadaan pembangunan pompa air yang dibangun pun belum selesai sehingga belum bisa di fungsikan."ujar Bu Ribut berharap, agar segera pompa dapat di fungsikan.
Warga jalan tombak keluhkan situasi seperti ini apalagi dibulan ramadhan, sehingga mengganggu aktivitas ibadah umat muslim, bahkan warga yang untuk membangun kan sahur harus berendam sampai 50cm lebih.
Tentunya warga berharap situasi seperti tidak sampai terjadi hingga jelang Idhul Fitri mendatang, agar aktivitas Warga masyarakat merayakan hari Raya idul Fitri tidak terganggu, dan dapat berjalan dengan baik.
(Wnd#palembang)
0 Komentar