Press "Enter" to skip to content

Jualan Cilok Keliling, Iding tetap happy ending

Cianjur,liputan12.com,- Iding (22) warga kampung Tegalega, Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Jawabarat berpropesi sebagai tukang cilok Pedas, ia berjualan dengan cara berkeliling memakai gerobak dorong.

Yah, Cilok pedas merupakan jajanan khas sunda yang banyak digemari warga, cilok tersebut kepanjangan dari kata berbahasa sunda yaitu Aci di colok (Aci yang ditusuk) yang terbuat dari tepung tapioka dibuat berbentuk bulat, kini cilok dimodifikasi dengan berbagai varian rasa ada cilok Ayam pedas yang memakai kecap saos hingga rasanya enak, sederhana tapi disantapnya mantaf apalagi dengan tambahan bumbu seperti sambal kecap, dan saus, pokoknya yummy welah,”ungkap Iding Saat di temui liputan12, Rabu (17/2/2021).

Menurut Iding, kini para penjual cilok tidak hanya memakai roda dorong saja ada yang menggunakan sepeda motor.

“Sekarang banyak yang jualan cilok menggunakan sepeda motor, sehingga tidak terlalu capek kalau berkeliling kampung, namun saya tetap mempertahankan jualan cilok dengan menggunakan gerobak dorong saja,”katanya.

Lanjut Iding, bahwa jualannya sistem persentase, persatu bijinya ia jual dengan harga seribu Rupiah, dari jualan cilok Ia mampu menghasilkan keuntungan sebesar 50 ribu rupiah bahkan 60 ribu rupiah tergantung ramai dan tidaknya.

“Alhamdulillah, dari jualan cilok, saya mampu menghasilkan keuntungan sebesar 50 ribu rupiah, bahkan kalau lagi rame bisa mencapai 60 ribu rupiah perharinya, saya bersyukur karena pekerjaan ini hasil dari jerih payah sendiri, dengan berjualan cilok dari kampung ke kampung melalui jalan-jalan gang, saya akan tetap semangat untuk berjualan cilok, yang penting halal karena gengsi gak bikin kenyang, walaupun cape tetap happy ending,”pungkasnya. (Burdah).

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com