Press "Enter" to skip to content

Satu Rumah Roboh Terbawa Arus Air  Dan 5 Lainya Terendam Akibat Banjir Bandang Disukabakti Naringgul

CIANJUR,liputan12.com,-Akibat insenitas Curah hujan yang cukup tinggi menguyur Wilayah Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa barat, sehingga menyebabkan saluran dernase air meluap dan tersumbat dan menyebabkan banjir bandang diwialayah kampung Patrol Kolot RT 3/11,Desa Sukabakti Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 14.00 wib, beruntung dala peristiwa banjir bandang tidak ada Korban jiwa hanya korban materi.

Pantuan dilokasi  banjir bandang kemacetan panjangpun terjadi di jalur jalan Nasional Penghubung Cianjur Selatan-Bandung tepatnya Naringgul banyak penguna jalan yang putar arah atau berhenti.

Seperti dikatakan Abah Itang (50), salah seorang warga yang rumahnya roboh terbawa arus air mengatakan, Curah Hujan dari mulai pukul 13.00 wib menguyur Wilayah desa Sukabakti dan helang beberapa jam saluran air penuh dan meluap kejalan.

” Tidak ada korban jiawa namun bangunan warung milik saya roboh terbawa arus air, dan bangunan rumah Milik H Ano terendam Air belum lagi Kolam (Empang) ikan  semuanya habis,” Katanya.

Masih terang Abah Itang, Harapan kami Semoga pihak pemerintah segera memperbaiki saluran air karena kondisi saluran air sempit dan kecil.

” Seperti Sekarang terjadi banjir bandang dan rumah sayae roboh dan rumah haji Ano Terendam Air juga material longsoran sekr, Ucapnya.

Kepala Desa Sukabakti Tatang ds mengatakan, kejadiannya  sekira Pukul 14.00 wib sabtu (9/1/2021) loaksi paling parah dikampung Patrol Kolot RT 3/11,Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan.

“Kalau korban jiwa tidak ada tapi beberapa rumah milik warga yang terendam Air,  salah Satunya roboh. selain rumah warga ada beberapa Kolam (Empang) ikan milik warga yang hancur sehingga ikan semuanya terbawa Air,” Uajarnya

Tatang menjelaskan, Harapan kami Kedepanya pihak dinas terkait untuk memperbaiki atau memperlebar saluran Air yang masuk jalur jalan.adapun Untuk kerugian belum bisa ditaksir diperkirakan ratusan juta besok siang kita data semuanya.

” Sebab ketika turun hujan pasti akan terjadi bencana banjir karena saluuran Air yag cukup kecil sehingga sering tersumbat,”pungkasnya.

Laporan : Tomi

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com