Press "Enter" to skip to content

Dari Enam Calon, Rizki Purnama Unggul Menjadi Ketua Karang Taruna Desa Cipendawa

Cianjur, liputan12.com,-Musyawarah pemilihan Ketua Karang Taruna Pandawa Sakti RW 06 Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jawa Barat masa bakti 2021 Hingga 2023 dihadiri Ketua Karang Taruna Ade Mulyana, kadus 2 Pasir Cina, ketua RW 03, ketua RT 06 Ciguntur, Asfat apollo TS, tokoh masyarakat dan unsur pemuda, Rabu (06/01/20), pukul 14.00 WIB.

Ke enam Calon Ketua Karang Taruna RW 06 duduk berdampingan dengan menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan) dan menjaga jarak. Dalam pelaksanaan pemilihan tersebut dilakukan dengan cara voting terbuka, dan keluar sebagai pemenang adalah Rizki Purnama (19) dengan mendapatkan poin 10 dari 28 pemilih yg Hadir.

Dalam acara tersebut, Rizki sebagai Ketua Karang Taruna terpilih mengatakan pada wartawan, setelah dilantik yang pertama akan melakukan konsolidasi.

“Langkah awal kami akan kami kerjakan adalah konsolidasi di dalam dan membentuk tim solid juga meneruskan program kerja Karang Taruna pendahulu,”katanya.

Nandar Darmansyah selaku Sekretaris Kartun Pandawa Sakti tingkat desa mengatakan dengan terpilihnya ketua baru diharapkan bangun sinergi dan semangat baru.

Dengan terpilihnya Ketua Karang Taruna yang baru diharapkan untuk membagun senergi dengan pihak Desa, RW 03 dan RT 06 Ciguntur, serta berupaya kerja sama dengan perusahaan yang ada di wilayah masing masing,”katanya.

Ditempat yang sama Asfat Apollo TS mengatakan pada wartawan, dengan terpilih nya ketua yang baru, diharapkan para pemuda kompak bersatu menggali potensi yang ada.

“Saya berharap dengan terpilihnya ketua yang baru diharapkan para pemuda kompak bersatu menggali potensi yang ada seperti di Ciguntur, selama ini sampah jadi masalah padahal sampah kalau kelola dan diolah akan bermanfaat menjadi nilai ekonomi juga dapat membuka lapangan pekerjaan buat seluruh warga, contoh dari sampah ini kita bisa menjadiakan pupuk organik, non organik, pupuk cair bahkan bio gas yg sudah barang tentu berguna buat kebutuhan warga sehari hari, sampah yang sedang kami kelola ini juga dapat mengasilkan ulat magot yang bergizi tinggi, bisa di konsumsi manusia dan bahan pakan ternak. Kami butuh orang tua angkat dari tingkat Desa, Kabupaten bahkan tingkat Propinsi Jawa Barat dan ini juga akan menjadi produk unggulan hingga menghasilkan nilai ekonomi buat warga. Tidak secara langsung kami membantu pihak pemerintah dari daerah sampai ke pusat, coba tengoklah apa yang sedang kami kerjakan berilah kami kail daripada ikan,”harapnya.

Dipenghujung acara, Ihsan Jaimin, S. Pd sebagai ketua DKM masjid jami dan juga tokoh masyarakat setempat menyampaikan do’a penutup.
Laporan : Tubagus

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com