Press "Enter" to skip to content

Miris, Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Daerah Jabar Selatan Kian Tertinggal

CIANJUR, liputan12.com – Seperti halnya kondisi jalan penghubung sepanjang 25 kilometer yang melintasi gunung Sumul, Cinerang, Sukamulya dan Margasari, Kecamatan Naringgul, kondisi semakin rusak parah, selain berlubang dan berlumpur jalan juga serta licin.

Kondisi seperti itu, jelas diperlukan perhatian langsung dari pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi.

Atas lambannya perhatian pemerintah tersebut, disesalkan CEO PT Ayo Media Network yang menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, Hilman Hidayat. Ia mendengar langsung keluh kesah penduduk di tiga desa tersebut, karena sudah bertahun-tahun akses jalan menuju tiga desa tersebut kondisinya rusak parah, bahkan belum mendapat perhatian dari pemerintah.

“Benar, kondisi infrastruktur terutama jalan sangat tertinggal, jelas ini harus benar-benar jadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai saling lempar, apakah itu jalan desa, kabupaten atau provinsi jadi tolong diperhatikan kerena tanggung jawab moral dan yang menjadi korban adalah masyarakat,” kata Hilman Hidayat, saat memberikan bantuan ke pondok pesantren Nurul Samsi dan Al-Istiqomah Naringgul, Senin (21/12) kepada wartawan.

Menurutnya, infrastuktur jabar selatan harus sama dengan infrastruktur di jabar utara yang sudah memiliki jalan tol, bandara udara, jalur kereta cepat bahkan area perindustrian.

“Setelah kita lihat di jabar selatan ini, masih serba tertinggal, baik infrastruktur jalan maupun aspek lainnya. Nah, kalau seperti ini bagaimana bisa bisa berkembang masyarakatnya, kalau masih serba tertinggal,” ujarnya.

Hilman menambahkan, masalah pandemi Covid-19 ini memang masih menyedot anggaran tinggi, tapi untuk seterusnya tolong wilayah jabar selatan diperhatikan terutama dalam hal infrastruktur jalan dan komunikasi.

“Disayangkan, pembangunan jabar selatan ini masih sangat tertinggal, seperti akses jalan, sinyal telekomunikasi (jaringan cellular) dan listrik, kalau seperti ini serasa di abad 50 tahun yang lalu. Jadi sekali lagi, kami memohon kepada Bapak Bupati Cianjur juga Gubernur Jawa Barat, harus benar-benar memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah jabar selatan,” tambahnya.

Terakhir, Hilman, menyampaikan, tujuannya tak lain adalah untuk menopang perekonomian masyarakat di jabar selatan.”Kasihan masyarakat di wilayah jabar selatan, mereka juga harus bisa menikmati dan merasakan hasil pembangunan,”tandasnya.

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com