Press "Enter" to skip to content

Jalan Nasional Penghubung Kab. Bandung dan Cianjur Tertutup Longsor

Cianjur jawabarat,liputan12.com, – Curah hujan yang begitu tinggi dari mulai pukul 11.30 wib hingga pukul 14.30 wib selasa (01/12/2020) Tebing hutan Ciuja,Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan,jawa barat, Kembali longosor material longosor berupa lumpur menutup badan jalan dengan ketinggian 2 meter dan kepanjangan longosor 30 meter jalam Nasional Yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Cianjur Selatan tidak bisa dilewati oleh kendaraan akibatnya sejumlah kendaraan baik dari arah Bandung menuju cianjur sebaliknya dari arah Cianjur selatan menuju Bandung sempat macet panjang.

Pantuan dilokasi selang beberapa jam satu unit alat berat excavator dari Kementrian PUPR melalui PPK 2.5 jabar datang dikawal langsung oleh jajaran Anggota Polsek Naringgul dan langsung bekerja untuk membersihkan tumpukan material longosoran berupa lumpur dan selama empat jam evakuasi pembersihan material longsoran akhirnya Arus Lalulintas kembali Normal.

Kapolsek Naringgul AKP Yayan Suharyana membenarkan adanya longsor dijalur jalan Nasional.

“benar telah Terjadi longsor di hutan Ciuja Desa sukabakti, Kecamatan Naringgul padae hari Selasa sekira pukul 14.40 wib dan material longsoran menutup badan jalan Nasional, tidak ada korban jiwa hanya material longosoran menutup badan jalan dan sempat terjadi kemacetan selama 4 jam. namun kami langsung kordinasi dengan pihak kementerian PUPR Melalui PPK 2.5 jabar selang beberapa jam alat berat datang dan kini material longosoran sudah bersih kembali,” Ujarnya

Yayan Menambahkan, Diduga Terjadi longsoran akibat curah hujan yang cukup tinggi dari mulai pukul 11.30 wib Hinga pukul 14.30 wib.

” Selama evakuasi sempat macet kurang lebih selama 4 jam tapi kini Arus Lalulintas baik yang dari arah Bandung menuju cianjur sebaliknya dari arah Cianjur selatan menuju Bandung sudah normal kembali berkat kerjasama dengan pihak kementerian PUPR dan kami juga akan menghimbau kepada para penguna jalan untuk selalu berhati-hati karena sekarang masuk musim pegunungan jalur Naringgul-Cidaun rawan Longsor,” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukabakti Tatang Ds mengatakan, terjadi Longosor dihutan Ciuja bukan kali ini saja ini sudah Kedua kalinya, sehinga kami memohon kepada pemerintah pusat melalui kementerian PUPR untuk segera memperlebar Jalur jalan Nasional yang kondisinya masih kecil.

” Kalau Tebing hutan Ciuja dikupas atau dikikis kemungkinan akan mengurangi Longsoran sebab lumpur atau bebatuan yang menempel ditebing akan habis, seandinya terjadi longsor pun tidak akan tertutup semua badan jalanya Karena sudah lebar, lah kalau sekarang longsor pasti jalan tertutup semuanya karena kondisi jalanmya masih kecil,” Katanya.

Tatang menyambugkan, Harapan kami mewakili warga desa Sukabakti berharap dengan adanya kejadian longsor ini pihak kementerian PUPR Kedepanya segera memperlebar jalan tersebut.

” Yah mudah mudahan saja ditahun 2021 jalur ini sudah diperlebar supya jalan normal dan tidak longosor terus,” Tuturnya.

Laporan : Tomi

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com