Press "Enter" to skip to content

Maling Kahot Berhasil Gondol Belasan Handphone Dan Septor

Cianjur, liputan12.com – Sekurangnya 13 Handphone dan satu unit sepeda motor milik warga Kampung Cibodas, Desa Naringgul, Cianjur selatan. Berhasil digondol dalam sekali beraksi pada hari Selasa (27/10), sekira pukul 03.00 WIB dini hari kemarin.

Diperkirakan pelaku penggondolan tersebut dilakukan secara berkelompok.

Informasi yang dihimpun dari keterangan saksi bernama Esa (27), menuturkan, sekira pukul 03.00 WIB kejadian itu bermula dari terdengarnya suara mobil yang mendekati rumah. Dan sedikitpun ia tak memiliki kecurigaan, hanya menyangka bahwa yang datang adalah sopirnya pulang dari Bandung. Tapi tak lama kemudian, ibunya melihat ada komplotan pencuri di dalam rumahnya.

“Ibu saya terbangun mendengar ada bunyi krek-krek, kemudian melihat ada orang masuk kedalam rumah memakai sweater dan kupluk badannya kecil. Lalu berteriak dan pencurinya lari ke arah jendela, saya juga berusaha mengejar dan membangunkan warga dengan menabuh pebtungan. Tapi sayang pencurinya sudah nggak ada,” terang Esa.

Sepulangnya ke rumah, lanjut Esa, di rumahnya tak ada yang hilang, melainkan di rumah warga lainnyalah yang kehilangan barang.

“Bisa jadi karena keburu kepergok sana ibu saya, jadi gak sempet bawa barang dari rumah saya,” ujarnya.

Berbeda dengan hal yang dialami Esa. Ustadz Abdullah (52), telah menjadi korban pembobolan rumah, ia mengaku dua buah HP Android milik anaknya digondol pencuri.

“Ketahuan Hp hilang itu pas mau shalat subuh sekira pukul 05.00 WIB. Melihat keluar rumah diluar sudah ramai warga membicarakan ada pencuri. Ya, mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap pihak berwajib,” aku dan harapnya.

Kapolsek Naringgul, AKP Yayan Suharyana, membenarkan adanya kasus pencurian 13 HP Android dan satu unit motor Honda Beat itu. Dan kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Tadi pagi kami mendapatkan laporan warga, tentang adanya kejadian pencurian secara serentak. Dan saya sudah mengintruksikan anggota Reskrim yang dipimpin oleh kanit Reskrim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang mana ada tujuh TKP di Kampung Cibodas,” katanya.

Yayan menyambungkan, bahwa pihaknya masih mendalami adanya kasus pencurian itu. Karena berdasarkan keterngan saksi modus pencurian itu para pelaku masuk kerumah korban melalui jendela.

“Para pelaku ini modusnya mencongkel jendela rumah warga, pada saat tertidur lelap,” terangnya.

Ia pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada, dan tingkatkan lagi Kamtibmas dilingkungan masyarakat .

“Apabila melihat orang yang mencurigakan segera lapor ke kantor Polsek,” pungkasnya.

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com