Press "Enter" to skip to content

Ketua Komisi D DPRD Cianjur Sidak E-Warung

Cianjur, liputan12.com – Komisi D DPRD Cianjur, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Agen E-warung. Hal itu dilakukan untuk memastikan, terkait adanya beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bercampur plastik, Sabtu (03/10).

Sidak yang dilakukan Ketua Komisi D Sahli Saidi tak lain adalah untuk memastikan terkait beredarnya beras BPNT bercampur plastik yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) di lingkungan Desa Ciharashas Cilaku Cianjur.

“Sebelum kita sidak ke E-warung yang ada di Desa Ciharashas, terlebih dahulu kita komisi D Sidak ke E-warung yang ada di Desa Rancaggong. Hasilnya tidak ada beras campur plastik. Dan pihak E-warung pun memastikan aman -aman saja,” kata ketua komis D Sahli Saidi.

Setelah melakukan sidak di Rancagoong, lanjut Sahli, kita pun melanjutkan ke Desa Ciharashas langsung menemuai KPM penerima bantuan beras bercampur plastik.

“Menurut KPM beras yang diketahui ada butiran plastik tinggal seperapat karung kurang lebih 5 liter, sisa di masak. Memang ditemukan ada campuran 3 Biji butiran plastik, dan alat buktinya telah diamankan pihak yang berwajib,” katanya.

Disinggung mengenai jenis biji plastik itu apakah sama dengan di Bojongpicung, legislator Partai Gerindra mengatakan,”barang bukti hampir sama dengan di Bojongpicung,” jawabnya.

Sementara, Pj Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan segera melakukan investigasi.

“Kami tidak tinggal diam, selain investigasi dan antisipasi penyebaran beras campur plastik lebih luas. Dan kami juga melakukan sosialisasi pada warga penerima bansos agar lebih hati-hati dan memetiksa barang yang diterima,” Tandasnya.

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright 2020 liputan12.com