Press "Enter" to skip to content

Ikan Hiu Paus Jenis Rhincodon typus Terdampar di Pantai Cianjur Selatan

Cianjur, liputan12.com,- Warga Cianjur selatan tepatnya di perairan Ciwidig, Desa Kertajadi, Cidaun, Cianjur selatan, Jawa Barat, digegerkan dengan terdamparnya ikan hiu paus jenis rhincodon typus (spesies ikan besar), Jum’at (25/09) sekira pukul 13.00 WIB.

Ya, adalah Hermawan (20) salah seorang warga yang pertama kali menemukan adanya ikan mamalia tersebut terdampat di perairan Ciwidig. Saat itu dirinya sedang menjaring ikan di pesisir pantai itu.

“Sekira pukul 13.00 WIB, saat itu saya sedang menjaring ikan di pesisir pantai. Tak lama kemudian saya melihat ada ikan besar terombang-ambing ditengah laut pantai Cipandak/Ciwidig,” terang Hermawan saat dihubungi via telepon, Sabtu (26/09).

Posisi saat terlihat di tengah- tengah laut, lanjut Hermawan, ikan mamalia itu dalam posisi terbalik. Melihat seperti itu saya pun sontak pergi ke warung dan memberitahu warga lainnya.

“Sedapatnya informasi akan adanya ikan besar, warga pun segera pergi ke pinggir pantai. Dan ternyata ikan itu sudah berada di pesisir pantai dalam keadaan sudah mati,” terangnya.

Masih dikatakan Hermawan, setelah saya bersama warga dekati ‘karena penasaran’, dibadan ikan terlihat sisik-sisiknya terdapat luka-luka.

“Seumur hidup saya baru pertama kali melihat ikan sebesar itu. Soalnya menginjak usia 20 tahun, baru kali ini melihat ikan sebesar itu, jadi boro-boro berani mendekati kalau sendiri, takut,” akunya.

Sementara itu, Petugas perikanan Kecamatan Cidaun, Eli Muslihat membenarkan adanya ikan hiu paus jenis rhincodon typus terdampar di arah sebelah Barat dalam kondisi sudah mati, dan saat itu pun bersama warga setempat langsung membawanya ke bibir pantai.

“Untuk berat atau bobotnya ada kurang lebih sekitar satu ton dengan panjang lima meter,” terangnya.

Eli melanjutkan, penemuan seperti ini bukan kali ini saja, tapi memang sudah beberapa kali. Penemuan serupa terakhir sekitar 3 tahun yang lalu di pesisir pantai Kecamatan Agrabinta.

“Perlu kita ketahui, jenis ikan besar seperti ini dilindungi. Jadi saya menghimbau kepada warga khususnya nelayan, apabila menemukan dalam keadaan masih hidup coba giring ke perairan yang dalam/habitatnya,” imbuh Eli.

Terakhir Eli menjelaskan, ikan jenis ikan hiu paus jenis rhincodon typus ini hidup di perairan samudera air yang suhunya hangat, dan memang hidupnya pun bergerombol.

“Nah, untuk ikan nahas yang satu ini, kemungkinan sedang dalam perjalanan migrasi. Namun keluar dari gerombolan, dan mengarah ke perairan pantai yang relatif lebih hangat,” jelasnya.(Sandy)

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com