Press "Enter" to skip to content

Pengembangan Kampung Wisata Pertanian Hidrophonik Targetkan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Cianjur,liputan12.com,- Gus Muayad putra wakil presiden ma’ruf Amin tertarik akan adanya proyek Wisata Pertanian Hidrophonix. karena selain menghijaukan kembali lahan yang rusak akibat bekas galian, proyek. Kampung Wisata Hydrophonik juga mampu menaikan sumber ekonomi masyarakat sekitar lewat wisatawan yang datang ke lokasi, Hal tersebut dikatakan Bambang Adi S, selaku tokoh masyarakat yang berada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Hydrophonix adalah system pertanian yang ramah lingkungan dan tidak memakai zat zat yang mengandung bahan kimia sebagai pupuk, selain itu sistem Hydrophonix juga bisa banyak menyerap lapangan kerja untuk warga sekitar dan sistem pertanian ini bisa memanfaatkan lahan bekas galian pasir.

Kata Sutris Wiyanto (65) salah seorang pengusaha hidroponix asal jakarta yang berencana akan membangun kampung wisata pertanian hidroponix, Sabtu (22/08/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, tanaman hydrophonix beda dengan sistem pertanian yang lain yang mana hasil komoditi tidak bisa dimakan ditempat, karena sistem hydrophonix identik dengan air maka pihaknya akan membuat sumber mata air dengan cara di bor.

Sutris pun berharap, dengan adanya Pertanian Hydrophonix semoga kedepanya Indonesia menjadi swasembada pangan dan bisa ekspor komoditas sayuran, dan yang terpenting proyek ini bermanfaat untuk warga setempat.

“Rencana Kampung Wisata Pertanian Hidroponix akan dibangun di Kampung Tegal Sereh, Desa Cimangkok Kecamatan Sukalarang, Sukabumi Jawa Barat, area eks galian pasir PT ABC,” pungkasnya.

Laporan : Najib

 

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com