Press "Enter" to skip to content

Dua Pelaku Pencuri Sepeda Motor di Pacet Berhasil diringkus

CIANJUR,liputan12.com,– Dalam konferensi Pers yang digelar di Markas Polsek Pacet, AKBP Muhammad Rifai selaku Kapolres Cianjur menyampaikan, dua pelaku pencurian sepeda motor yang sering beroperasi di wilayah hukum Polsek Pacet berhasil diringkus.Kamis(20/08/2020).

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (15/08/ 2020), saat piket Reskrim  menerima informasi dari salah seorang warga. Kemudian piket Reskrim dipimpin Panit Reskrim langsung mendatangi sumber informasi tersebut.

Usai dilakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut oleh piket Reskrim, mengamankan satu orang yang kemudian diduga sebagai tersangka pelaku pencurian sepeda motor. Setelah diinterogasi, petugas lalu mengamankan salah satu pelaku lain, sekitar pukul 21.30 Wib.

Modus operandi yang dilakukan ialah salah satu pelaku menawarkan kacamata, pelaku lain mengambil sepeda motor korban dengan menggunakan kunci leter L atau kunci leter T pada saat sepeda motor disimpan di depan rumah.

“Setelah pelaku berhasil melakukan pencurian sepeda motor, plat nomor sepeda motor tersebut dibuang di sebuah gunung atau bukit yang sepi,” terang AKBP M.Rifai kepada wartawan saat ditemui disela-sela kesibukannya.

“Kronologis terjadi pada Sabtu (15/08) sekitar pukul 13.00 Wib di Kampung Pasekon RT 02/14 Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur dengan tersangka Suciyanto alias Yanto dan  Asep Komarudin alias Askom,” kata Kapolres Cianjur AKBP Mohammad Rifai.

Adapun saksi-saksi yang terlibat yaitu, Usman Sobandi Aripin (54) wiraswasta, agama Islam alamat Kampung Pasekon Rt 01/ 14 Desa Cipendawa, Pacet, Kabupaten Cianjur.

Dari barang bukti yang berhasil diamankan Polsek Pacet dari pelaku ialah 7 unit sepeda motor berbagai merk, dua buah kunci leter L yang sudah dimodifikasi, dua buah anak kunci leter L yang sudah diruncingkan, satu buah anak kunci untuk membuka lubang kunci yang sudah dimodifikasi, dua pasang plat nomor, satu buah celana Levis (pakaian yang digunakan saat pencurian), dan satu buah topi warna hitam (pakaian yang digunakan saat pencurian).

“Dasar, laporan kejadian ini yaitu dengan laporan polisi nomor : LP/ B/264/VIII/ 2020/JABARES CJR/Sek Pct.tgl 15 Agustus 2020. Diketahui Modus pelaku dalam operasinya yaitu dengan melakukan aksinya berpura-pura sebagai penjual kaca mata untuk mengelabui korbannya,” ujarnya.

Selain itu, dikatakan pula oleh Muhammad Rifai, sampai dengan saat ini tersangka masih dalam penyelidikan, pemeriksaan dan pengembangan terhadap TKP, \dan barang bukti lainnya.

“Pasal yang disangkakan yaitu pasal 363 KUHP pidana dengan ancaman hukuman kurang lebih tujuh tahun,” pungkasnya.

Laporan : Tarsono

 

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com