Press "Enter" to skip to content

Wadan Kormar Meninjau Puncak Latihan Opsduk Passus Korps Marinir TA 2020 di Madura

Komando Latih Korp Marinir (Kolatmar) pimpinan Dankolatmar Kolonel Marinir TNI AL Suliono tengah memberi intruksi dalam kegiatan latihan Rubber Duck Operation (RDO) dan Terjun Tempur. Kegiatan latihan digelar di wilayah Batuporon, Madura, Rabu (5/8/2020)

BANTEN,liputan12.com,-Puncak Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus (Lat Opsduk Passus) Korps Marinir TA 2020 yang diselenggarakan oleh Komando Latih Korps Marinir dibawah pimpinan Dankolatmar Kolonel Marinir Suliono, S.E., sebagai Wakil Direktur Latihan (Wadirlat) dan  Mayor Marinir Mohammad Abdillah M.Tr.Opsla., selaku
Kepala Pengawas dan Pengendali (Kawasdal)  telah selesai  ditandai  dengan kegiatan latihan Rubber Duck Operation (RDO) dan Terjun Tempur (Junpur) serta Penyelesaian Sasaran di seputaran wilayah Batuporon, Madura. Rabu (05/08/2020).

Pasukan khusus yang bergerak di lapangan ini adalah gabungan prajurit Batalyon Intai Amfibi Pasmar 1, 2 dan 3 dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Sri Utomo M. Si. (Han) M.Tr. Opsla.

Latihan  Opsduk Passus Korps Marinir TA 2020 telah dilaksanakan sejak tanggal 27 Juli hingga 5 Agustus 2020 ini telah melalui berbagai tahapan, mulai dari latihan Geladi Posko dengan materi; Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM), menyusun rencana Opsduk Passus dalam menghadapi kontijensi dan Latihan Manuver Lapangan (Manlap) penyelesaian sasaran dengan teknik Rubber Duck Operation (RDO) dan infiltrasi menggunakan teknik terjun Tempur (Junpur) untuk melumpuhkan musuh yang menguasai Obyek Vital.

Teknik RDO merupakan suatu jenis latihan yang berisiko tinggi yang hanya dapat dilakukan oleh pasukan yang mempunyai  kemampuan khusus. Diawali dengan menerjunkan perahu karet dari udara yang dikaitkan pada parasut selanjutnya para penerjun dengan teknik free fall menyusul dan mengejar arah jatuhnya perahu karet. Kemampuan Rubber Duck dan Junpur tentunya akan sangat menunjang pelaksanaan tugas pokok Korps Marinir TNI AL.

Setelah menyaksikan semua rangkaian jalannya latihan, Wadan Kormar Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.Tr (Han)., berpesan bahwa pasukan khusus dilatih untuk melakukan tugas-tugas yang sangat  khusus dan tidak mampu dikerjakan oleh pasukan biasa lainnya. Sehingga penyamaan visi, misi, kesatuan bertindak harus dapat dilaksanakan dengan tepat, senyap dan secepat mungkin menyelesaikan sasaran untuk mendukung operasi yang lebih besar.

“Ke depan akan segera digelar  latihan dengan skala yang lebih besar yaitu Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan (Lat Ops Duk Pasusgab) telah menunggu kalian dengan melibatkan sebagian besar Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL ( KRI, Kapal Selam, Pesawat Udara dan Korps Marinir). Untuk itu tetap jaga kesehatan dan utamakan keselamatan baik personel material pada setiap kegiatan latihan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peninjauan,  Komandan Pasmar 2 Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M., Dankolatmar Kolonel Marinir Suliono, S.E.,Asops Dankormar Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Asops Danpasmar 2 Letkol Marinir Bakti Dasasi Penanggungan, S.E, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Dodi Hermanto M. Tr. Hanla., dan Para Perwira Staf Kolatmar.

Laporan : Yan Sulipantara

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com