Press "Enter" to skip to content

Asep Komarudin Meninggal Di Selokan Usai Bekerja

Cianjur, liputan12.com,- Warga Gg. Irian I RT 01/15 berbatasan dengan RW 17 Salakopi Cianjur, di gegerkan dengan penemuan sosok mayat di selokan samping toko, Jum’at (17/07).

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kios di samping Gg. Irian I saudara Ade sekira pukul 18.30 WIB. Terlihat korban telungkup di selokan.

“Awalnya saya tidak tahu kalau itu orang, setelah minta tolong sama orang yang lewat untuk menerangi dengan senter hp, ternyata yang telungkup di selokan itu saudara Asep Komarudin warga Tangkil Desa Babakankaret Cianjur Kota, yang kesehariannya sebagai tukang becak,” kata Ade.

Lanjutnya, selain menjadi tukang becak Asep Komarudin juga suka bentu-bantu bongkar muat barang di toko untuk mencari tambahan penghasilan.

“Usianya sudah cukup tua, mungkin karena kelelahan dan kurang istirahat saja,” terang Ade.

Saar ditemui dilokasi anak Asep Komarudin, saudara Andri, menuturkan sebelum adzan Maghrib ayahnya sempat telepon minta dijemput. Namun setelah dilakukan penjemputan olehnya tidak ada di tempat.

“Sebelum adzan Maghrib bapak minta dijemput, saya pun langsung menjemputnya. Tapi bapak nggak ada,” kata Andri di lokasi penemuan mayat.

Andri melanjutkan, bapak biasanya mangkal di pangkalan becak Bojongherang, dan saya pun menyusul kesana tapi nggak ada juga, kemudian saya pulang saja ke rumah.

“Setelah shalat Maghrib saya dapat kabar kalau bapak sudah meninggal ditemukan di selokan dekat toko biasa bapak kuli bongkar muat barang,” ujarnya.

Dugaan sementara Asep Komarudin meninggal karena kelelahan, karena tidak ditemukan adanya bekas penganiyayaan.

Setelah dilakukan koordinasi oleh Pihak Kepolisian Sektor Kota dan Desa Bakakankaret, korban pun dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan.

Laporan : Sandy

0Shares

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright@2020 liputan12.com